Deteksi Dini Kesehatan, Murid Kelas 5 dan 6 MIN 2 Bantul Ikuti CKG

Admin MIN 2 Bantul - MIN 2 Bantul
23 September 2026

Caption : MIN 2 Bantul lakukan CKG 2026

 

BANTUL – Sebanyak murid kelas 5 dan 6 MIN 2 Bantul mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja yang dilaksanakan oleh Puskesmas Imogiri II, Rabu, 23 September 2026. Kegiatan berlangsung di ruang kelas 5B MIN 2 Bantul.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kesehatan murid melalui upaya deteksi dini berbagai kondisi kesehatan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya mencakup kesehatan fisik, tetapi juga aspek kesehatan mental, gizi, aktivitas fisik, serta kesehatan indera.

Dalam pelaksanaannya, murid mendapatkan angket dan pemeriksaan terkait berbagai faktor risiko kesehatan. Beberapa aspek yang menjadi bagian dari skrining antara lain talasemia, diabetes, risiko malaria, gejala kecemasan, depresi pada remaja, kesehatan reproduksi putra dan putri, risiko tuberkulosis (TBC), serta riwayat imunisasi.

Selain itu, dilakukan pula skrining mengenai tingkat aktivitas fisik, tes kebugaran, penyakit terabaikan, gizi anak usia sekolah, kesehatan gigi, telinga, dan mata. Data hasil skrining tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi kesehatan murid dan menjadi dasar untuk tindak lanjut apabila ditemukan faktor risiko tertentu.

Wali Kelas 6A MIN 2 Bantul, Sri Suparmi, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan sejak usia sekolah penting agar murid memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatan diri. “CKG ini sangat bermanfaat bagi murid. Mereka tidak hanya diperiksa, tetapi juga belajar mengenali kondisi tubuh dan memahami pentingnya menjaga kesehatan. Harapannya, murid semakin peduli terhadap kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sri Suparmi.

Kepala MIN 2 Bantul, Yuhrotul Mardhiyah, mengatakan bahwa kesehatan menjadi bagian penting dalam mendukung proses pendidikan di madrasah.
“Madrasah tidak hanya bertanggung jawab terhadap perkembangan akademik murid, tetapi juga mendukung kesehatan dan tumbuh kembang mereka. Melalui skrining ini, kondisi kesehatan murid dapat diketahui lebih awal sehingga apabila terdapat hal yang perlu diperhatikan, dapat segera ditindaklanjuti bersama orang tua dan tenaga kesehatan,” ungkapnya.

Sementara itu, dr. Rina dari Puskesmas Imogiri II menjelaskan bahwa skrining kesehatan anak usia sekolah dan remaja bertujuan untuk menemukan secara dini berbagai faktor risiko maupun gangguan kesehatan.
“Pemeriksaan dilakukan untuk melihat kondisi kesehatan anak secara lebih menyeluruh. Beberapa aspek yang diperiksa meliputi kesehatan fisik, kesehatan mental, gizi, aktivitas fisik, kesehatan gigi, telinga, mata, serta beberapa faktor risiko penyakit. Hasil skrining nantinya dapat menjadi bahan untuk menentukan tindak lanjut sesuai kondisi masing-masing anak,” jelas dr. Rina.

Pelaksanaan CKG dan skrining kesehatan berlangsung tertib. Murid mengikuti arahan petugas kesehatan dan mengisi angket. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara madrasah, keluarga, dan fasilitas kesehatan dalam mewujudkan murid yang sehat, aktif, dan siap mengikuti proses pembelajaran.

Melalui kegiatan tersebut, MIN 2 Bantul terus mendorong budaya hidup sehat sebagai bagian dari pembentukan generasi yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.