Caption : Berkreasi membuat alat musik dari bahan plastik
Bantul (MIN 2 Bantul) – Barang bekas yang sering dianggap tidak berguna ternyata dapat disulap menjadi alat musik yang menghasilkan bunyi menarik. Kreativitas tersebut ditunjukkan oleh murid kelas 2A MIN 2 Bantul melalui kegiatan pembelajaran kreatif di ruang kelas pada Jumat, 9 Oktober 2026.
Dalam kegiatan ini, murid kelas 2A bersama guru kelas, Dewi Channah, memanfaatkan berbagai barang yang tersedia di lingkungan sekitar untuk dijadikan alat musik sederhana. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mengembangkan kreativitas murid sejak dini.
Murid dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok membawa barang-barang seadanya yang dapat dimanfaatkan sebagai alat musik. Dengan penuh semangat, mereka mencoba menghasilkan beragam bunyi dan memadukannya menjadi irama yang menarik.
Keseruan semakin terasa ketika setiap kelompok menggunakan alat musik hasil kreasi mereka untuk mengiringi lagu-lagu wajib nasional. Melalui kegiatan ini, murid tidak hanya belajar berkarya dengan barang bekas, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui lagu-lagu kebangsaan.
Guru kelas 2A, Dewi Channah, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengajak murid memahami bahwa barang-barang di sekitar dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang bernilai. "Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada murid agar tidak mudah membuang barang yang masih bisa dimanfaatkan. Barang bekas pun dapat menjadi alat musik yang menarik jika diolah dengan kreativitas. Selain itu, menyanyikan lagu wajib nasional juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air sejak dini,” ungkapnya.
Kegiatan pembelajaran ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi murid. Mereka belajar bekerja sama dalam kelompok, berani mencoba hal baru, mengembangkan imajinasi, serta menghargai karya teman-temannya.
Pemanfaatan barang bekas juga menjadi bentuk pembelajaran sederhana tentang kepedulian terhadap lingkungan. Murid diajak memahami bahwa mengurangi sampah dapat dimulai dari kebiasaan kecil, termasuk menggunakan kembali barang-barang yang masih memiliki manfaat.
Melalui kegiatan kreatif tersebut, MIN 2 Bantul terus mendorong pembelajaran yang bermakna dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Harapannya, murid tumbuh menjadi generasi yang kreatif, peduli lingkungan, mampu bekerja sama, dan memiliki semangat cinta tanah air. (Anna)