Caption : Pengarahan usai upacara
Pesan tentang menjaga madrasah dan membangun kedisiplinan disampaikan Sri Suparmi kepada seluruh murid MIN 2 Bantul setelah pelaksanaan upacara bendera, pada Senin, 10 Agustus 2026.
Di hadapan seluruh murid, Sri Suparmi mengingatkan bahwa madrasah merupakan rumah bersama. Berbagai sarana dan prasarana yang tersedia bukan hanya untuk digunakan, tetapi juga harus dirawat dan dijaga bersama. "Kalau kita menggunakan fasilitas madrasah, mari kita jaga. Jangan sampai setelah digunakan justru rusak atau kotor. Apa yang ada di madrasah adalah milik kita bersama dan harus kita rawat bersama,” pesannya.
Pengarahan juga menyoroti kedisiplinan murid selama kegiatan Baca Tulis Al-Qur’an (BTAQ). Kegiatan BTAQ dilaksanakan setiap pagi mulai pukul 06.30 hingga 07.30 WIB.
Sri Suparmi menegaskan bahwa selama jam BTAQ berlangsung, tidak boleh ada murid yang keluyuran atau berada di luar kelas tanpa keperluan. Seluruh murid diharapkan berada di kelas masing-masing dan mengikuti kegiatan BTAQ dengan sungguh-sungguh.
Menurutnya, waktu satu jam tersebut merupakan kesempatan berharga bagi murid untuk belajar membaca Al-Qur’an dengan lebih baik. Karena itu, ketertiban menjadi bagian penting agar kegiatan dapat berjalan efektif. "Saat BTAQ, waktunya belajar. Jadi tidak ada yang keluyuran di luar kelas. Mari kita manfaatkan waktu tersebut untuk belajar Al-Qur’an dengan tertib dan sungguh-sungguh,” tutur Sri Suparmi.
Pengarahan singkat tersebut menjadi pengingat bagi seluruh murid bahwa menjadi bagian dari madrasah bukan hanya tentang belajar, tetapi juga tentang belajar bertanggung jawab—menjaga fasilitas, menaati aturan, menghargai waktu, dan menciptakan lingkungan madrasah yang nyaman bagi semua.
Dengan pembiasaan sederhana tersebut, MIN 2 Bantul terus berupaya membentuk murid yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter disiplin, peduli, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia.