Caption : Penguatan KMIN 2 Bantul Berpartisipasi dalam Humas Avengers
Bantul, 28 Agustus 2026 — Tim Humas MIN 2 Bantul turut berpartisipasi dalam kegiatan Humas Avengers Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta yang dilaksanakan secara hibrid pada Kamis, 27 Agustus 2026 di Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kanwil Kemenag DIY. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan sinergi dan kolaborasi dalam pengelolaan kehumasan di lingkungan Kementerian Agama DIY.
Kegiatan diikuti oleh Tim Humas dan Komunikasi Publik Kanwil Kemenag DIY, PIC kehumasan unit kerja, serta pengelola kehumasan pada Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, madrasah, Kantor Urusan Agama (KUA), dan satuan kerja lainnya di lingkungan Kementerian Agama DIY.
MIN 2 Bantul diwakili oleh Suwiatmi, anggota Tim Humas MIN 2 Bantul. Keikutsertaan tersebut merupakan bagian dari komitmen madrasah untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam bidang komunikasi publik, khususnya pengelolaan informasi, dokumentasi, penulisan berita, serta publikasi berbagai program dan capaian madrasah.
Dalam perspektif tata kelola kelembagaan, kehumasan memiliki fungsi strategis sebagai penghubung antara institusi dan masyarakat. Pengelolaan informasi yang baik tidak hanya berorientasi pada penyebarluasan informasi, tetapi juga pada penyediaan informasi yang akurat, relevan, edukatif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Kanwil Kemenag DIY, Ahmad Bahiej, dalam sambutannya menegaskan bahwa dinamika kehumasan semakin kompleks seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan meningkatnya kebutuhan publik terhadap informasi yang cepat serta berkualitas.
“Humas harus menjadi mata, telinga, dan wajah institusi. Humas harus mampu melihat apa yang sedang terjadi, memahami apa yang dibutuhkan publik, serta menyampaikan informasi yang mudah dipahami dan mencerdaskan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk kehumasan agar publikasi tidak berhenti pada penyampaian berita, tetapi mampu memberikan nilai edukatif dan inspiratif bagi masyarakat. “Berita harus menjadi informasi dan informasi menjadi inspirasi. Publikasi harus memegang prinsip cepat, tepat, dan bermanfaat,” tandas Ahmad Bahiej.
Suwiatmi menyampaikan bahwa kegiatan Humas Avengers memberikan penguatan perspektif dan wawasan dalam menjalankan fungsi kehumasan di lingkungan madrasah. Menurutnya, pengelolaan publikasi perlu dilakukan secara terencana dengan memperhatikan ketepatan informasi, kualitas substansi, serta kebutuhan masyarakat sebagai penerima informasi. “Kegiatan ini memberikan penguatan bagi kami dalam memahami peran humas secara lebih komprehensif. Publikasi madrasah perlu dikelola secara profesional, mulai dari proses dokumentasi, verifikasi informasi, penyusunan berita, hingga penyebarluasan melalui media yang tepat. Harapannya, setiap informasi yang dipublikasikan tidak hanya informatif, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan inspiratif,” ungkap Suwiatmi.
Sementara itu, Kepala MIN 2 Bantul, Yuhrotul Mardhiyah, mengapresiasi keikutsertaan Tim Humas MIN 2 Bantul dalam kegiatan tersebut. Ia menilai penguatan kompetensi kehumasan merupakan bagian penting dalam mendukung tata kelola madrasah yang terbuka, komunikatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kehumasan merupakan bagian integral dari pengelolaan lembaga pendidikan. Melalui humas, berbagai program, inovasi, praktik baik, dan prestasi madrasah dapat dikomunikasikan kepada masyarakat secara objektif dan konstruktif. Karena itu, peningkatan kompetensi pengelola humas perlu dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Yuhrotul Mardhiyah.
Lebih lanjut, ia berharap hasil dari kegiatan Humas Avengers dapat diimplementasikan dalam pengelolaan komunikasi publik di MIN 2 Bantul, sehingga publikasi madrasah semakin berkualitas dan mampu memberikan gambaran yang utuh mengenai proses pendidikan serta berbagai inovasi yang dikembangkan. “Kami berharap penguatan kapasitas ini dapat mendorong Tim Humas MIN 2 Bantul untuk terus menghadirkan publikasi yang akurat, edukatif, inspiratif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan demikian, humas dapat berkontribusi dalam membangun komunikasi kelembagaan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap madrasah,” pungkasnya.
Partisipasi MIN 2 Bantul dalam Humas Avengers Kanwil Kemenag DIY menjadi salah satu langkah strategis dalam pengembangan profesionalisme pengelolaan komunikasi publik. Melalui sinergi dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan, madrasah diharapkan semakin mampu mengelola informasi secara efektif serta mendiseminasikan berbagai praktik baik pendidikan kepada masyarakat secara cepat, tepat, dan bermanfaat.Versi ini saya buat lebih akademis dengan mengurangi bahasa seremonial dan menonjolkan aspek tata kelola, kompetensi SDM, komunikasi publik, validasi informasi, dan diseminasi praktik baik.