Perkuat Jejaring Pustakawan, MIN 2 Bantul Siapkan Studi Tiru ke SMA Muhi

Admin MIN 2 Bantul - MIN 2 Bantul
24 September 2026

Caption : Perkuat Jejaring Pustakawan, MIN 2 Bantul Siapkan Studi Tiru ke SMA Muhi

 

BANTUL – MIN 2 Bantul terus mendorong penguatan budaya literasi dan peningkatan kualitas layanan perpustakaan madrasah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan pegawai MIN 2 Bantul, Mustofa, dalam Rapat Koordinasi Kelompok Kerja (Pokja) Pustakawan Kementerian Agama Kabupaten Bantul di Waroeng Omah Sawah, Sewon, Kamis, 24 September 2026).

Rakor diikuti oleh 16 pustakawan dari madrasah negeri di lingkungan Kankemenag Kabupaten Bantul, mulai dari MIN 1 hingga MAN 4 Bantul. Kegiatan menjadi forum untuk memperkuat koordinasi, berbagi pengalaman, serta membahas berbagai strategi pengembangan perpustakaan madrasah.

Agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah pemantapan persiapan Studi Tiru Pengelolaan Perpustakaan ke SMA Muhammadiyah 1 (Muhi) Yogyakarta yang dijadwalkan pada Selasa, 29 September 2026.

SMA Muhi Yogyakarta dipilih sebagai lokasi studi tiru karena memiliki pengalaman dalam pengelolaan perpustakaan dan pustakawan yang menjadi rujukan di tingkat nasional. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan wawasan baru mengenai tata kelola perpustakaan, digitalisasi koleksi, inovasi layanan, serta strategi meningkatkan minat baca murid.

Mustofa mengatakan bahwa keikutsertaannya dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk menambah wawasan sekaligus bertukar pengalaman dengan pengelola perpustakaan dari berbagai madrasah.
“Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk belajar bersama dan melihat secara langsung praktik pengelolaan perpustakaan yang sudah berjalan dengan baik. Harapannya, pengalaman dan inovasi yang diperoleh dari studi tiru nantinya dapat disesuaikan dan diterapkan di madrasah,” ujar Mustofa.

Selain membahas persiapan studi tiru, rakor juga diisi dengan sharing session mengenai kondisi perpustakaan di masing-masing madrasah. Para peserta berbagi praktik baik, inovasi layanan literasi, pengelolaan koleksi, pemanfaatan sarana prasarana, hingga berbagai tantangan dalam pengembangan sumber daya manusia pengelola perpustakaan.

Kepala MIN 2 Bantul, Yuhrotul Mardhiyah, menyambut positif keikutsertaan Mustofa dalam kegiatan Pokja Pustakawan tersebut. Menurutnya, pengembangan perpustakaan merupakan bagian penting dalam mendukung proses pembelajaran dan membangun budaya literasi di madrasah.
“Kami mendukung kegiatan pengembangan kompetensi dan jejaring pustakawan. Semoga melalui studi tiru dan berbagi praktik baik, pengelolaan perpustakaan MIN 2 Bantul semakin berkembang dan mampu memberikan layanan yang mendukung kebutuhan belajar murid,” ungkap Yuhrotul.

Rombongan studi tiru yang direncanakan berjumlah sekitar 20 orang akan terdiri atas 16 pustakawan serta perwakilan pejabat Kankemenag Bantul dari unsur Kasubbag TU, Perencana, dan Kepegawaian. Rombongan dijadwalkan berkumpul di Kantor Kemenag Bantul pukul 07.30 WIB dan berangkat menggunakan tiga armada.

Melalui keikutsertaan dalam Pokja Pustakawan dan program studi tiru tersebut, MIN 2 Bantul berkomitmen untuk terus membuka ruang belajar dan kolaborasi dalam mengembangkan layanan perpustakaan. Dengan pengelolaan yang semakin adaptif dan inovatif, perpustakaan diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang nyaman sekaligus mendukung tumbuhnya budaya membaca dan literasi di kalangan murid.