MIN 2 Bantul Matangkan Program Tahfidz dan BTAQ melalui Rapat Koordinasi Guru

Admin MIN 2 Bantul - MIN 2 Bantul
22 July 2026

Caption : MIN 2Rapat Program Tahfidz dan BTAQ melalui Rapat Koordinasi Guru

 

Bantul (MIN 2 Bantul) – Dalam upaya meningkatkan kualitas Program Tahfidz Al-Qur'an dan BTAQ, MIN 2 Bantul menggelar rapat koordinasi yang diikuti oleh seluruh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan guru Tahfidz pada Rabu (22/7/2026) setelah salat Dzuhur di Perpustakaan MIN 2 Bantul.

Rapat ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan pelaksanaan Program Tahfidz dan BTAQ Tahun Pelajaran 2026/2027 agar berjalan lebih terarah, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan murid.

Adapun agenda yang dibahas meliputi penentuan jumlah murid yang mengikuti Program Tahfidz dan BTAQ berdasarkan hasil pemetaan kemampuan, pembagian kelas beserta guru pembimbing, serta penyusunan buku pantauan capaian hafalan yang akan digunakan sebagai instrumen monitoring perkembangan hafalan dan kemampuan baca tulis Al-Qur'an setiap murid.

Kepala MIN 2 Bantul, Yuhrotul Mardhiyah, dalam arahannya menyampaikan bahwa Program Tahfidz dan BTAQ merupakan salah satu program unggulan madrasah yang memerlukan komitmen serta sinergi dari seluruh guru agar pelaksanaannya berjalan optimal. "Program Tahfidz dan BTAQ bukan sekadar target hafalan, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk membentuk karakter murid yang mencintai Al-Qur'an. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang, pendampingan yang berkesinambungan, serta pemantauan capaian yang terukur agar setiap murid dapat berkembang sesuai potensinya," tutur Yuhrotul.

Sementara itu, Koordinator Program Tahfidz dan BTAQ, Syamsul Huda, menjelaskan bahwa penyusunan buku pantauan capaian menjadi bagian penting dalam proses evaluasi. Dengan adanya buku tersebut, perkembangan setiap murid dapat dipantau secara berkala sehingga guru, madrasah, dan orang tua dapat bersinergi dalam memberikan pendampingan.

Melalui rapat koordinasi ini, MIN 2 Bantul berharap pelaksanaan Program Tahfidz dan BTAQ semakin berkualitas, sistematis, dan mampu melahirkan generasi Qurani yang memiliki kemampuan membaca, memahami, serta menghafal Al-Qur'an dengan baik sebagai bekal menghadapi masa depan.Apabila akan dipublikasikan di website Kementerian Agama, berita ini sudah sesuai dengan gaya penulisan berita madrasah dan siap disertai dokumentasi kegiatan.