MIN 2 Bantul Matangkan Persiapan Hadapi Pekan Kompetisi Madrasah 2026

Admin MIN 2 Bantul - MIN 2 Bantul
04 September 2026

Caption : Rapat Persiapan PKM

 

 MIN 2 Bantul terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Kompetisi Madrasah (PKM) 2026. Persiapan tersebut ditandai dengan kehadiran Ahmad Furqon, perwakilan MIN 2 Bantul, dalam kegiatan Technical Meeting dan pengundian peserta yang dilaksanakan di MIN 1 Bantul, Jejeran, Wonokromo, Pleret, Bantul, Jumat, 4 September 2026.

Kegiatan Technical Meeting diikuti oleh perwakilan madrasah peserta PKM. Agenda tersebut membahas berbagai ketentuan teknis perlombaan sekaligus pengundian nomor peserta untuk seluruh cabang yang dipertandingkan.

Dalam technical meeting disampaikan beberapa ketentuan penting. Peserta lomba pidato diwajibkan menyiapkan teks pidato sebanyak dua rangkap, dengan satu rangkap dikumpulkan kepada dewan juri. Pada cabang kaligrafi, peserta membawa sendiri peralatan yang dibutuhkan, terutama meja.

Untuk cabang menyanyi, lagu yang digunakan berasal dari madrasah masing-masing dan diunggah melalui Google Drive pribadi. Pengumpulan lagu paling lambat dilakukan pada hari pelaksanaan lomba. Peserta juga menggunakan pakaian seragam identitas masing-masing madrasah.

Sementara itu, untuk cabang Musabaqah Hifzhil Qur'an (MHQ), peserta membaca ta'awuz pada pertanyaan pertama. Pada pertanyaan berikutnya, peserta tidak perlu lagi membaca ta'awuz.

Hasil pengundian nomor peserta MIN 2 Bantul dalam PKM 2026 adalah sebagai berikut:

1. Pidato Bahasa Indonesia putra: Nomor 8
2. Pidato Bahasa Indonesia putri: Nomor 10
3. Pidato Bahasa Jawa putri: Nomor 32
4. Pidato Bahasa Jawa putra: Nomor 6
5. MHQ putra: Nomor 04
6. MHQ putri: Nomor 05
7. MTQ putri: Nomor 15
8. MTQ putra: Nomor 14
9. Menyanyi putra: Nomor 6
10. Menyanyi putri: Nomor 3

Ahmad Furqon menyampaikan bahwa technical meeting menjadi bagian penting untuk menyamakan pemahaman seluruh peserta dan pendamping mengenai ketentuan perlombaan.
“Technical meeting ini sangat penting karena menjadi kesempatan untuk menyamakan persepsi mengenai aturan dan teknis pelaksanaan setiap cabang lomba. Kami juga mendapatkan informasi yang lebih jelas terkait persiapan yang harus dilakukan peserta, mulai dari teks pidato, perlengkapan kaligrafi, ketentuan lagu untuk cabang menyanyi, hingga tata cara pelaksanaan MHQ,” ujar Ahmad Furqon.

Menurutnya, hasil pengundian nomor peserta juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan oleh para pendamping agar persiapan dapat dilakukan secara lebih terarah.
“Dengan sudah diperolehnya nomor undian, masing-masing pendamping bisa lebih fokus mengondisikan peserta sesuai cabang lombanya. Yang paling penting bukan hanya hasil akhirnya, tetapi bagaimana anak-anak mampu mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh, tampil percaya diri, dan mengikuti kompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas,” lanjutnya.

Ahmad Furqon berharap keikutsertaan murid MIN 2 Bantul dalam PKM 2026 dapat menjadi pengalaman berharga sekaligus wadah untuk mengembangkan potensi dan keberanian peserta didik.
“Kami berharap anak-anak dapat memberikan penampilan terbaik. Prestasi tentu menjadi harapan, tetapi keberanian untuk tampil, pengalaman berkompetisi, kedisiplinan dalam mengikuti aturan, serta sikap sportif juga merupakan bagian penting dari keberhasilan mereka. Semoga seluruh peserta MIN 2 Bantul diberikan kelancaran dan mampu membawa hasil terbaik untuk madrasah,” pungkas Ahmad Furqon. 

MIN 2 Bantul selanjutnya akan memaksimalkan pembinaan dan pendampingan bagi para peserta. Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari seluruh warga madrasah, MIN 2 Bantul siap mengikuti Pekan Kompetisi Madrasah 2026 dengan semangat berprestasi, percaya diri, dan menjunjung sportivitas.