Bangun Ruang Belajar dan Kolaborasi, Humas MIN 2 Bantul Ikuti Koordinasi Magang

Admin MIN 2 Bantul - MIN 2 Bantul
09 September 2026

Caption : Zoom sinergitas dengan PTKAI


Bantul, 9 September 2026 — Tim Humas MIN 2 Bantul mengikuti kegiatan Koordinasi Penempatan Mahasiswa Magang yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu, 9 Agustus 2026. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dengan mengusung tema “Membangun Ruang Belajar, Menguatkan Kolaborasi.”

Kegiatan tersebut membahas teknis dan mekanisme penempatan mahasiswa magang pada satuan kerja dan unit kerja di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY. Mahasiswa yang akan mengikuti program magang berasal dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI).

Dalam arahannya, Abu Suud menyampaikan bahwa program magang merupakan bagian penting dalam membangun sinergitas antara lembaga pendidikan tinggi dengan satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama.

“Pertama, kita membangun sinergitas dengan perguruan tinggi PTKI. Kedua, melalui program magang yang prima, kita dapat memberikan bekal kepada mahasiswa mengenai dunia kerja secara riil. Ketiga, keberadaan mahasiswa juga dapat memberikan feedback kepada kita untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, mahasiswa tidak semestinya dipandang sebagai beban bagi satuan kerja. Sebaliknya, kehadiran mahasiswa diharapkan menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus sarana untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara madrasah dengan perguruan tinggi.

Sementara itu, Zulfa Afifah selaku Tim Humas MIN 2 Bantul menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa magang di madrasah dapat menjadi ruang pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa mengenai tata kelola dan pelayanan pendidikan di lingkungan madrasah.

“Mahasiswa yang hadir untuk magang jangan sampai kita jadikan beban. Justru ini menjadi kesempatan bagi kita untuk memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa sekaligus memperkuat hubungan dan kolaborasi dengan perguruan tinggi,” ujarnya.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dua arah. Mahasiswa memperoleh pengalaman dan wawasan mengenai dunia kerja, sedangkan madrasah mendapatkan perspektif baru serta masukan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Adapun penjelasan teknis pelaksanaan kegiatan disampaikan oleh Ketua Tim Humas, Bramma Aji Putra. Dalam pemaparannya, disampaikan sejumlah hal yang perlu dipersiapkan dalam pelaksanaan program magang, antara lain data mahasiswa, presensi, nama mahasiswa, nomor WhatsApp, serta konfirmasi kesediaan mahasiswa untuk melaksanakan kegiatan magang di madrasah.

Koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memastikan pelaksanaan program magang berjalan secara tertib, terarah, dan memberikan manfaat bagi semua pihak. Melalui kolaborasi antara madrasah dan perguruan tinggi, program magang diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan praktik kerja, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama untuk membangun sumber daya manusia yang siap menghadapi dunia kerja sekaligus memperkuat kualitas pelayanan pendidikan kepada masyarakat.