Asah Kreativitas dan Motorik Halus, Murid Kelas 1A MIN 2 Bantul Berkreasi Membuat Gantungan Kunci

Admin MIN 2 Bantul - MIN 2 Bantul
21 August 2026

Caption : Kreasi Membuat Gantungan Kunci

Murid kelas 1A MIN 2 Bantul mengikuti kegiatan keterampilan membuat gantungan kunci dari kawat bulu pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di ruang kelas 1A tersebut menjadi bagian dari pembelajaran berbasis aktivitas yang memberikan kesempatan kepada murid untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan motorik halus, serta kemampuan mengikuti instruksi secara sistematis.

Kegiatan didampingi oleh wali kelas 1A, Fiki Putri Saleha. Pada tahap awal, murid diperkenalkan dengan bahan dan teknik dasar pembuatan gantungan kunci menggunakan kawat bulu. Selanjutnya, murid mempraktikkan secara langsung proses membentuk, melilit, dan menyusun kawat bulu hingga menghasilkan karya sesuai dengan ide dan kreativitas masing-masing.

Aktivitas tersebut tidak hanya berorientasi pada hasil karya, tetapi juga menekankan proses pembelajaran. Murid dilatih untuk berkonsentrasi, bekerja secara teliti, mengikuti tahapan kerja, serta menyelesaikan tugas secara mandiri. Proses tersebut sekaligus memberikan pengalaman belajar yang konkret dan menyenangkan bagi murid kelas awal.

Salah seorang murid, Afiqa, menyampaikan antusiasmenya mengikuti kegiatan. “Saya senang membuat gantungan kunci karena bisa membuat bentuk sendiri. Awalnya agak sulit, tetapi setelah dicoba ternyata menyenangkan,” ungkapnya.

Sementara itu, wali kelas 1A, Fiki Putri Saleha, menjelaskan bahwa kegiatan keterampilan sederhana dapat memberikan manfaat yang cukup luas bagi perkembangan murid. “Kegiatan ini dirancang agar murid belajar melalui pengalaman langsung. Selain mengembangkan kreativitas, aktivitas menggunakan kawat bulu juga dapat melatih motorik halus, koordinasi mata dan tangan, ketelitian, serta kesabaran. Kami juga memberikan ruang kepada murid untuk mengeksplorasi ide dan menghasilkan karya sesuai kemampuan masing-masing,” jelas Fiki.

Menurutnya, pembelajaran pada kelas awal perlu memberikan keseimbangan antara penguatan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman belajar yang bermakna. Oleh karena itu, kegiatan praktik seperti membuat karya dapat menjadi media untuk membangun kepercayaan diri sekaligus menumbuhkan sikap positif dalam proses belajar.

Melalui kegiatan tersebut, murid kelas 1A tidak hanya menghasilkan gantungan kunci, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang mendorong kreativitas, kemandirian, ketekunan, dan kemampuan menyelesaikan tugas. Pembelajaran berbasis praktik diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya menciptakan pengalaman belajar yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan bagi murid.