Caption : Akselerasi Madrasah DigiBimtek Implementasi KBC melalui MAGIS
BANTUL – MIN 2 Bantul terus berkomitmen mendukung transformasi digital di lingkungan madrasah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Kepala MIN 2 Bantul, Yuhrotul Mardhiyah, bersama Ketua Tim Komunitas Belajar (KBC), Qurratu'aini Nurul Ma'rifah, dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi KBC dengan memanfaatkan MAGIS (Madrasah Digital Supervision).
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 17 September 2026, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul. Bimtek diikuti oleh perwakilan dari 11 madrasah yang ditunjuk sebagai madrasah piloting dalam penerapan sistem KBC berbasis aplikasi MAGIS.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kasi Pendidikan Madrasah (Dikmad) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Muntholib. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan Komunitas Belajar di madrasah yang didukung dengan pemanfaatan teknologi digital. Implementasi KBC melalui MAGIS diharapkan dapat membantu madrasah dalam melaksanakan supervisi dan pengembangan pembelajaran secara lebih terarah.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah, Miftahul Bari. Ia menyampaikan pentingnya peran pengawas dan madrasah dalam mengawal pelaksanaan program agar dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.
Pemanfaatan MAGIS menjadi bagian dari upaya mendorong pelaksanaan supervisi pendidikan yang lebih sistematis dan berbasis digital. Melalui platform tersebut, berbagai proses pemantauan dan evaluasi diharapkan dapat terdokumentasi dengan lebih baik serta mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan tata kelola madrasah.
Kepala MIN 2 Bantul, Yuhrotul Mardhiyah, menyampaikan bahwa keterlibatan MIN 2 Bantul sebagai salah satu madrasah piloting merupakan amanah sekaligus kesempatan untuk terus mengembangkan pemanfaatan teknologi dalam pengelolaan madrasah. “Sebagai salah satu dari 11 madrasah piloting, MIN 2 Bantul siap mengimplementasikan hasil bimtek ini. Pemanfaatan teknologi diharapkan dapat mendukung pelaksanaan supervisi dan komunitas belajar agar lebih terarah, terdokumentasi, dan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pembelajaran,” ungkap Yuhrotul Mardhiyah di sela-sela kegiatan.
Sementara itu, Ketua Tim KBC MIN 2 Bantul, Qurratu'aini Nurul Ma'rifah, menyampaikan bahwa kegiatan bimtek memberikan pemahaman teknis mengenai pemanfaatan MAGIS dalam mendukung pelaksanaan Komunitas Belajar. “Setelah mengikuti bimtek ini, kami akan menindaklanjuti dengan menyusun langkah-langkah implementasi dan menyosialisasikan pemanfaatan MAGIS kepada tenaga pendidik di MIN 2 Bantul,” jelasnya.
Melalui pemanfaatan MAGIS, pelaksanaan Komunitas Belajar diharapkan dapat berjalan lebih terarah. Dokumentasi kegiatan, pemantauan, serta evaluasi dapat dilakukan secara digital sehingga memudahkan koordinasi dan tindak lanjut di lingkungan madrasah.
Keikutsertaan MIN 2 Bantul dalam program piloting ini menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola pendidikan yang efektif, transparan, dan sesuai dengan tuntutan era digital.