Bekali Guru Cegah Pergaulan Bebas, MIN 2 Bantul Ikuti Seminar Madrasah Siaga

Admin MIN 2 Bantul - MIN 2 Bantul
24 July 2026

Caption : Bekali Guru MIN 2 Bantul Ikuti Seminar Madrasah Siaga

 

Sleman (MIN 2 Bantul) – Guru PJOK MIN 2 Bantul, Septu Dwi Saputro, mengikuti Seminar "Madrasah Siaga Lindungi Siswa dari Bahaya Pergaulan Bebas" yang diselenggarakan pada Jumat, 24 Juli 2026 di Aula STPI BIM Yogyakarta, Jalan Gang Jembatan Merah No. 116, Prayan Kulon, Condongcatur, Depok, Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh guru MIN dan MI se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Seminar diselenggarakan sebagai upaya memperkuat peran madrasah sebagai lingkungan pendidikan yang aman, religius, dan berkarakter. Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran seluruh warga madrasah dalam melindungi peserta didik dari berbagai bentuk perilaku berisiko, khususnya bahaya pergaulan bebas.

Dalam pemaparannya, Umi Faizah selaku narasumber menegaskan bahwa perlindungan terhadap peserta didik merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, madrasah tidak hanya berperan sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai tempat pembentukan karakter dan benteng moral bagi generasi muda.

"Pencegahan pergaulan bebas harus dimulai dari lingkungan terdekat peserta didik. Guru, orang tua, dan masyarakat perlu bersinergi agar anak-anak tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan berlandaskan nilai-nilai agama," ujar Umi Faizah.

Ia juga menambahkan bahwa guru di madrasah diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus pendamping bagi peserta didik dalam menghadapi berbagai tantangan pergaulan di era digital.

"Komunikasi yang terbuka, keteladanan, dan penguatan pendidikan karakter merupakan kunci untuk melindungi anak dari berbagai pengaruh negatif. Madrasah harus hadir sebagai ruang yang nyaman dan aman bagi setiap peserta didik," tambahnya.

Sementara itu, Septu Dwi Saputro menyampaikan bahwa materi yang diperoleh dalam seminar memberikan wawasan baru mengenai pentingnya langkah-langkah preventif dalam menjaga peserta didik dari berbagai bentuk penyimpangan perilaku.

"Seminar ini memberikan bekal yang sangat bermanfaat bagi kami sebagai pendidik. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di MIN 2 Bantul sehingga tercipta lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan mampu membentuk peserta didik yang berakhlak mulia," ungkap Septu.

Melalui keikutsertaan dalam seminar ini, diharapkan guru MIN 2 Bantul semakin siap membangun budaya madrasah yang peduli terhadap perlindungan peserta didik serta memperkuat kolaborasi dengan orang tua dalam mewujudkan generasi yang berkarakter, sehat, dan berprestasi.