Perkuat Moderasi dan KBC, MIN 2 Bantul Dorong GTK Menuju Madrasah Hebat

Admin MIN 2 Bantul - MIN 2 Bantul
01 October 2026

Caption : Pengisian Assesmen Moderasi Beragama dan Aplikasi MAGIS Kemenag

GTK MIN 2 Bantul Ikuti Asesmen Moderasi Beragama, Isi MAGIS Implementasi KBC, dan Sosialisasi Madrasah Hebat

BANTUL (MIN 2 Bantul) – Guru dan pegawai MIN 2 Bantul mengikuti rangkaian kegiatan Asesmen Moderasi Beragama bagi GTK Tahun 2026, pengisian aplikasi MAGIS (Madrasah Digital Supervision) sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), serta sosialisasi Madrasah Hebat. Kegiatan berlangsung di ruang kelas 1A, Kamis, 1 Oktober 2026.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah untuk memperkuat pemahaman moderasi beragama, melakukan refleksi terhadap pelaksanaan pembelajaran, serta meningkatkan kualitas tata kelola madrasah melalui pemanfaatan teknologi digital.

Kegiatan diawali dengan Asesmen Moderasi Beragama bagi GTK Tahun 2026. Asesmen ini menjadi sarana untuk mengukur dan merefleksikan pemahaman serta penerapan nilai-nilai moderasi beragama dalam kehidupan di lingkungan madrasah.

Pelaksanaan asesmen dipandu oleh Rini Astuti, Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Bantul. Guru dan pegawai mengikuti asesmen dengan mengisi instrumen yang tersedia sesuai dengan pemahaman dan kondisi masing-masing.

Nilai-nilai moderasi beragama diharapkan semakin menguatkan budaya madrasah yang mengedepankan sikap toleran, menghargai perbedaan, menjaga keseimbangan, serta membangun kehidupan bersama yang harmonis.

Setelah pelaksanaan asesmen, guru dan pegawai melanjutkan kegiatan dengan pengisian aplikasi MAGIS (Madrasah Digital Supervision). Pengisian MAGIS menjadi bagian dari upaya madrasah mendukung pelaksanaan supervisi dan refleksi pembelajaran berbasis digital sekaligus memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

MAGIS merupakan aplikasi atau platform digital yang dikembangkan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) untuk mendukung proses pengawasan, supervisi, dan refleksi pembelajaran di lingkungan madrasah secara digital.

Dalam pelaksanaannya, guru dan pegawai MIN 2 Bantul masuk ke akun masing-masing melalui portal EMIS GTK (emisgtk.kemenag.go.id). Selanjutnya, setiap pengguna melakukan pengisian data dan instrumen yang tersedia pada aplikasi MAGIS sesuai dengan kondisi dan pelaksanaan yang sebenarnya di madrasah.

Kepala MIN 2 Bantul, Yuhrotul Mardhiyah, menyampaikan bahwa MIN 2 Bantul merupakan salah satu madrasah yang dipercaya sebagai pilot project KBC. Oleh karena itu, pengisian instrumen dalam aplikasi MAGIS perlu dilakukan secara sungguh-sungguh dan sesuai dengan kondisi nyata.
“MIN 2 Bantul sebagai pilot project KBC. Pengisian dalam aplikasi MAGIS harus dilakukan sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Ketika mengisi KBC, harus real sesuai kesadaran masing-masing, sehingga data yang dihasilkan dapat menggambarkan pelaksanaan KBC di madrasah,” ujar Yuhrotul. 

Rini Astuti selaku Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Bantul turut memberikan arahan dalam proses pengisian MAGIS. Ia mengingatkan agar guru dan pegawai memahami setiap instrumen sebelum memberikan jawaban. "MAGIS diharapkan dapat membantu madrasah melakukan refleksi secara lebih terarah. Karena itu, pengisian harus dilakukan secara jujur dan sesuai dengan kondisi nyata, sehingga hasilnya dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan ke depan,” jelas Rini.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan sosialisasi Madrasah Hebat. Sosialisasi ini menjadi bagian dari penguatan komitmen bersama seluruh GTK dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan dan membangun budaya kerja yang positif di lingkungan madrasah.

Melalui kegiatan tersebut, MIN 2 Bantul terus mendorong sinergi antara moderasi beragama, implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, transformasi digital, dan peningkatan kualitas pembelajaran.

Pengisian MAGIS diharapkan tidak sekadar menjadi pemenuhan administrasi, tetapi dapat menjadi sarana bagi guru dan madrasah untuk melihat kembali pelaksanaan program yang telah dilakukan. Data yang diperoleh juga diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pelaksanaan supervisi, refleksi pembelajaran, serta implementasi KBC di MIN 2 Bantul.

Dengan semangat bergerak bersama, MIN 2 Bantul terus berupaya mewujudkan madrasah yang hebat, berkarakter, ramah, dan mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi seluruh murid. (Zul)