Caption : MTsN 2 Bantul Takziah ke Rumah Ayahanda Yustini Arti (dok: Eni).
Yogyakarta, 08 Oktober --- Suasana duka menyelimuti keluarga besar MTsN 2 Bantul atas wafatnya Bapak Suwardi, ayahanda tercinta dari Yustiniarti (GTK MTsN 2 Bantul). Almarhum berpulang ke rahmatullah pada usia 75 tahun hari Rabu, 7 Oktober 2026 pukul 23.10 WIB di Babadan, Plumbon, Banguntapan, Bantul. Sebagai bentuk empati dan solidaritas yang tinggi, Kepala MTsN 2 Bantul, Isti Bandini, memimpin langsung rombongan takziah civitas akademika madrasah ke rumah duka pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Kehadiran rombongan takziah yang dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 2 Bantul ini merupakan wujud nyata kebersamaan serta dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan. Dalam suasana yang penuh khidmat dan haru, pimpinan beserta jajaran GTK MTsN 2 Bantul menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada Ibu Sumiyati selaku istri almarhum, serta anak-anak almarhum yakni Setiyarti, Riniyarti, Indriyarti, dan Yustiniarti beserta seluruh keluarga besar.
"Atas nama pribadi dan keluarga besar MTsN 2 Bantul, kami turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Almarhum Bapak Suwardi. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala kekhilafannya, diterima semua amal ibadahnya oleh Allah SWT, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini," ujar Kepala MTsN 2 Bantul, Isti Bandini.
Berdasarkan informasi dari pihak keluarga melalui pawartos lelayu, jenazah Almarhum Bapak Suwardi disemayamkan dan diberangkatkan dari rumah duka di Babadan RT 019 RW 017, Padukuhan Plumbon, Banguntapan, Bantul untuk dimakamkan di Makam Kauman Babadan pada Kamis, 8 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB. Prosesi pemakaman dihadiri oleh kerabat, tetangga, serta sanak saudara yang datang memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Keluarga almarhum melalui pengantar lelayu juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh kerabat dan handai taulan apabila semasa hidup almarhum terdapat kesalahan, baik dalam ucapan maupun perbuatan. Semoga amal ibadah almarhum senantiasa dilipatgandakan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketenangan serta keberkahan dalam melanjutkan kehidupan ke depan.
(Een)