Caption : Kepala MTsN 2 Bantul Pimpin Rapat Koordinasi EDM
Bantul, 5 Oktober 2026 --- Kepala MTsN 2 Bantul Isti Bandini memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan Evaluasi Diri Madrasah (EDM) di ruang Kepala Madrasah, Senin (5/10/2026). Berlangsung pukul 07.30--08.00 WIB, rakor tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan data sekaligus menyatukan langkah seluruh tim sebelum proses EDM dilaksanakan.
Dalam pertemuan tersebut, Isti Bandini selaku penanggung jawab Tim EDM memberikan arahan kepada para koordinator bidang agar menyiapkan data secara cermat sesuai tugas masing-masing. Hadir Tugiyo selaku Ketua EDM sekaligus Koordinator Tim Kesiswaan, Yulian Istiqomah Koordinator Tim Kehumasan, Susanti Koordinator Tim Sarana dan Prasarana, Deta Nurvitasari dari Tim Kurikulum, Isnani Nurul Huriyah Koordinator Tim Tata Usaha, serta Nugraheni Catur Puntas Wari sebagai Sekretaris II Tim EDM.
Isti menegaskan bahwa EDM tidak semestinya dipandang sebagai kegiatan administratif untuk sekadar memenuhi isian data. Menurutnya, EDM merupakan kesempatan bagi madrasah untuk melihat kondisi secara objektif, mulai dari capaian yang telah diraih hingga berbagai hal yang masih perlu diperbaiki. Karena itu, ketepatan data menjadi bagian penting agar hasil evaluasi benar-benar menggambarkan kondisi MTsN 2 Bantul.
"EDM bukan hanya tentang memenuhi data, tetapi bagaimana kita melihat kondisi madrasah dengan jujur dan teliti berdasarkan data yang ada. Dari sana kita bisa menentukan apa yang perlu diperbaiki, apa yang harus diperkuat, dan program apa yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan madrasah," ujar Isti.
Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antartim karena data dari Kurikulum, Kesiswaan, Sarana dan Prasarana, Kehumasan, serta Tata Usaha saling berkaitan dalam memberikan gambaran utuh tentang penyelenggaraan pendidikan. Meski berlangsung singkat, rakor tersebut menjadi pijakan awal untuk membangun kesamaan pemahaman dan pembagian tanggung jawab. Dengan data yang valid dan kerja tim yang solid, MTsN 2 Bantul berharap EDM tidak berhenti sebagai dokumen evaluasi, tetapi menjadi dasar nyata dalam memperbaiki layanan, memperkuat program, dan meningkatkan mutu madrasah.
(Een)