Manasik Haji MTsN 2 Bantul, Muhammad Zen Sampaikan Khotbah Wukuf

Admin MTsN 2 Bantul - MTsN 2 Bantul
04 October 2026

Caption : Muhammad Zen sampaikan khotbah wukuf dalam manasik haji MTsN 2 Bantul

Boyolali (MTsN 2 Bantul) - Kegiatan pembinaan dan pelatihan manasik haji yang diselenggarakan oleh MTsN 2 Bantul memasuki momen penuh makna pada sesi simulasi wukuf di Padang Arafah, yang dilaksanakan di lingkungan wisata religi Qalbu, Boyolali, pada Jumat (2/10.2026).

Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Zen, salah satu panitia, dipercaya untuk menyampaikan khotbah wukuf di hadapan seluruh murid kelas IX jamaah peserta manasik, guru pembimbing, serta panitia penyelenggara. Khotbah disampaikan dengan penuh penghayatan, mengingatkan seluruh jamaah akan hakikat wukuf sebagai inti ibadah haji  yaitu berhenti sejenak dari segala urusan dunia, menyadari kebesaran Allah SWT, serta memohon ampunan dan keridhaan-Nya dengan hati yang tulus.

"Wukuf bukan sekadar berdiri di tempat tertentu. Wukuf adalah saat kita berdiri tegak di hadapan Allah, mengakui segala keterbatasan diri, dan kembali berserah diri hanya kepada-Nya."  demikian tegas Muhammad Zen dalam pembukaan khotbahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa wukuf mencerminkan hari kiamat, di mana setiap manusia berdiri sendirian tanpa harta, tanpa pangkat, hanya dibawa amal ibadahnya. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh jamaah memanfaatkan momen ini untuk bertobat sepenuhnya, membersihkan hati dari sifat dengki, sombong, dan iri hati, serta mempererat tali persaudaraan sesama muslim.

Kegiatan manasik haji ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan dan pembentukan karakter santri MTsN 2 Bantul, guna memperkenalkan rukun Islam yang kelima sejak dini, membekali pemahaman syariat, serta menumbuhkan semangat ibadah dan pengabdian kepada Allah SWT. Kegiatan berjalan tertib, khidmat, dan penuh kekhusyukan hingga selesai.

Diharapkan melalui pelaksanaan manasik ini, para peserta tidak hanya menguasai tata cara ibadah haji yang benar, tetapi juga menghayati nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya yaitu keikhlasan, kesetaraan, kerendahan hati, dan persatuan umat  untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. (ist)