Caption : seluruh siswa-siswi MTs Negeri 5 Bantul mengenakan pakaian batik pada Jumat (2/10/2026)
Bantul (MTsN 5 Bantul) – Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Oktober, seluruh siswa-siswi MTs Negeri 5 Bantul mengenakan pakaian batik pada Jumat (2/10/2026). Peringatan ini berlangsung bersamaan dengan pelaksanaan Asesmen Tengah Semester (ATS) Gasal Tahun Pelajaran 2026/2027.
Suasana madrasah tampak semarak dengan beragam motif batik yang dikenakan oleh para siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Penggunaan batik ini menjadi salah satu bentuk kecintaan terhadap warisan budaya bangsa sekaligus upaya menanamkan rasa bangga terhadap identitas nasional sejak dini.
Kepala MTsN 5 Bantul, Faris Mansuri, S.Ag., menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Hari Batik Nasional merupakan momentum penting untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan sederhana ini, diharapkan para siswa semakin mengenal, menghargai, dan melestarikan batik sebagai warisan budaya bangsa.
Di sisi lain, kegiatan ini juga berlangsung di tengah pelaksanaan Asesmen Tengah Semester Gasal. Para siswa tetap mengikuti asesmen dengan tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Semangat mengenakan batik berpadu dengan kesungguhan siswa dalam mengikuti evaluasi pembelajaran.
Waka Humas MTsN 5 Bantul, Krisnia Ramadhani, S.S., menyampaikan bahwa peringatan Hari Batik Nasional melalui penggunaan pakaian batik di lingkungan madrasah merupakan salah satu bentuk pendidikan karakter. Selain menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa, kegiatan ini juga mengajarkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, dan rasa bangga sebagai generasi penerus bangsa.
Peringatan Hari Batik Nasional di MTsN 5 Bantul diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran seluruh warga madrasah untuk turut menjaga dan melestarikan batik sebagai kekayaan budaya Indonesia.
Melalui momentum ini, MTsN 5 Bantul berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, pelestarian budaya, dan penguatan rasa cinta Tanah Air. (Nursiwi)