Guru MTsN 6 Bantul Kerjakan Soal MAGIS Kemenag, Bukti Dedikasi dan Tanggung Jawab

Admin MTsN 6 Bantul - MTsN 6 Bantul
07 October 2026

Caption : Guru MTsN 6 Bantul Kerjakan Soal MAGIS Kemenag, Bukti Dedikasi dan Tanggung Jawab

Bantul (MTsN 6 Bantul) – Komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan terus ditunjukkan oleh guru MTsN 6 Bantul melalui pengerjaan soal MAGIS (Madrasah Digital Supervision) yang dikembangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) pada Rabu (07/10/2026). Partisipasi ini menjadi wujud dedikasi, profesionalisme, dan tanggung jawab guru dalam mendukung transformasi digital di lingkungan madrasah.

MAGIS merupakan platform digital yang dirancang untuk mempermudah proses pengawasan, pemantauan, supervisi, serta refleksi pembelajaran di madrasah secara real-time. Melalui pemanfaatan teknologi ini, proses pemantauan pembelajaran diharapkan dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan guna mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah.

Para guru MTsN 6 Bantul mengikuti pengerjaan soal MAGIS dengan penuh kesungguhan sebagai bagian dari komitmen menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mendukung pelaksanaan supervisi pembelajaran berbasis digital serta mendorong peningkatan kualitas proses belajar mengajar.

Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, menyampaikan bahwa partisipasi guru dalam pelaksanaan program MAGIS merupakan bentuk nyata tanggung jawab dan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah. “Guru tidak hanya bertanggung jawab dalam melaksanakan pembelajaran di kelas, tetapi juga perlu menunjukkan komitmen terhadap berbagai program peningkatan mutu pendidikan yang dikembangkan oleh Kementerian Agama. Pengerjaan soal MAGIS ini menjadi salah satu bentuk tanggung jawab sekaligus dukungan terhadap transformasi digital madrasah. Saya berharap seluruh guru dapat mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh dan menjadikan hasilnya sebagai bahan refleksi untuk terus meningkatkan kompetensi serta kualitas pembelajaran,” ungkap Sugiyono.

Lebih lanjut, pemanfaatan platform digital seperti MAGIS diharapkan dapat menumbuhkan budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memperkuat profesionalisme guru dalam menjalankan tugasnya. Supervisi dan refleksi pembelajaran menjadi bagian penting untuk mengenali hal-hal yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan demi memberikan layanan pendidikan yang optimal kepada peserta didik.

Melalui kegiatan ini, MTsN 6 Bantul terus berupaya membangun budaya kerja yang disiplin, bertanggung jawab, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Dedikasi guru dalam mengikuti program Kementerian Agama menjadi langkah nyata dalam mendukung terwujudnya madrasah yang semakin berkualitas, inovatif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital. (put)