Caption : Belajar Zakat Lebih Seru, Siswa Kelas 8D MTsN 6 Bantul Bermain Kahoot
Bantul (MTsN 6 Bantul) -- Pembelajaran Fikih materi zakat di kelas 8D MTsN 6 Bantul berlangsung interaktif dan menyenangkan melalui pemanfaatan kuis digital Kahoot, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah inovatif guru dalam menghadirkan suasana belajar yang komprehensif, dinamis, dan tidak monoton. Melalui permainan edukatif berbasis kuis digital tersebut, para siswa diajak menguji pemahaman konsep zakat sekaligus mengasah konsentrasi dan kecepatan berpikir.
Seluruh siswa kelas 8D mengikuti kuis Kahoot dengan antusiasme tinggi. Berbagai pertanyaan seputar pengertian, hukum, jenis-jenis zakat, hingga ketentuan rinci mengenai zakat fitrah dan zakat mal menjadi tantangan yang harus diselesaikan secara presisi. Suasana kelas terasa kompetitif saat para siswa berupaya memberikan jawaban tercepat dan tepat, yang sekaligus berfungsi memantapkan daya ingat mereka terhadap materi yang telah dipelajari.
Guru Fikih MTsN 6 Bantul, Siti Kamidah, menjelaskan bahwa integrasi media Kahoot merupakan strategi untuk meningkatkan partisipasi aktif peserta didik di kelas. "Saya ingin anak-anak belajar Fikih secara menyenangkan tanpa mengurangi esensi pemahaman materi. Melalui Kahoot, siswa dapat mengukur sejauh mana pemahaman mereka, sekaligus melatih ketelitian, rasa percaya diri, dan keberanian dalam menjawab," ujar guru fikih MTsN 6 Bantul Siti Kamidah. Siti Kamidah menambahkan bahwa kuis digital efektif menjadi sarana evaluasi sekaligus penyegar suasana belajar.
Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, mengapresiasi tinggi kreativitas pendidik dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran berbasis digital. Beliau menegaskan bahwa inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman perlu terus dipraktikkan agar proses pembelajaran di madrasah kian bermakna. "Kami mendukung penuh guru untuk berinovasi. Pemanfaatan teknologi seperti Kahoot dapat mendongkrak motivasi belajar siswa serta membantu pemahaman materi secara optimal demi tercapainya tujuan pendidikan," tutur Kepala MTsN 6 Bantul Sugiyono.
Melalui pembelajaran interaktif ini, materi zakat di kelas 8D MTsN 6 Bantul diharapkan tidak hanya dikuasai secara teoritis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran spiritual dan sosial peserta didik. Penguasaan konsep zakat diharapkan dapat menanamkan nilai kepedulian, keikhlasan, dan kebiasaan berbagi dalam kehidupan sehari-hari. Kombinasi antara muatan keagamaan dan teknologi pembelajaran ini menjadi komitmen madrasah dalam mencetak generasi yang berwawasan luas dan berakhlak mulia. (mdh)