Caption : Menuju Sekolah Ramah Bencana, MTsN 6 Bantul Gelar Simulasi Gempa Bumi
MTsN 6 Bantul terus mematangkan diri menuju Sekolah Ramah Bencana. Setelah menggelar sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Lab Komputer, madrasah akan melanjutkan dengan simulasi menghadapi bencana gempa bumi yang akan dilaksanakan pada hari Kamis.
Hal tersebut disampaikan Tim Divisi Informasi Sekolah Ramah Bencana Rintisan dalam sosialisasi hari ini Rabu, 14 Oktober 2026 di Lapangan MTsN 6 Bantul.
Pengarah simulator, Roni menegaskan, kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk mengurangi risiko bencana.Maka dari itu butuh kesiapsiagaan dari kita semua. Bukan berarti kita berdoa meminta bencana, tidak. Yang pasti segala sesuatunya kalau sudah kita siapkan dengan baik sesuai dengan prosedur yang ada, insya Allah risikonya akan semakin kecil," imbuhnya.Lebih lanjut disampaikan, sebagai Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Bantul yang menuju Sekolah Ramah Bencana Rintisan, maka besok hari Kamis akan diadakan simulasi bagaimana menghadapi bencana gempa bumi.
Kegiatan sosialisasi ini sebelumnya juga menghadirkan tim dari BPBD Kabupaten Bantul, Mas Aka dan Mbak Ardia.
Bantul memiliki 11 potensi bencana yakni Gempa Bumi, Tsunami, Banjir, Tanah Longsor, Cuaca Ekstrem, Kekeringan, Likuifaksi, Gelombang Ekstrem dan Abrasi, Kebakaran Hutan dan Lahan, Kegagalan Teknologi, dan Wabah Penyakit.
Kepala MTsN 6 Bantul berharap seluruh siswa, guru, dan pegawai dapat mengikuti simulasi Kamis besok dengan serius, mengingat Yogyakarta merupakan wilayah selimut bencana dan gempa bumi menjadi ancaman paling serius.(Fau/ewh)