Belajar Peran Lewat Media Digital, Kelas 8F Tanamkan Karakter Peduli Lingkungan

Admin MTsN 6 Bantul - MTsN 6 Bantul
12 October 2026

Caption : Belajar Peran Lewat Media Digital, Kelas 8F Tanamkan Karakter Peduli Lingkungan

Bantul (MTs Negeri 6 Bantul)– Pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas 8F MTs Negeri 6 Bantul berlangsung dengan suasana menyenangkan pada Senin (12/10/2026). Bersama Heisma Arya Demokrawati, S.Pd., selaku guru Bahasa Indonesia, para siswa belajar memerankan tokoh melalui media digital antarteman. Kegiatan ini tidak hanya mengasah keterampilan berbahasa dan keberanian berekspresi, tetapi juga menumbuhkan karakter peduli lingkungan dan kebiasaan hidup sehat.

Melalui praktik bermain peran, siswa memperoleh kesempatan untuk berkolaborasi, bertukar gagasan, menyampaikan dialog, serta menghargai penampilan teman. Media digital menjadi sarana pembelajaran yang mendekatkan siswa dengan teknologi secara kreatif dan bermakna.

Pembelajaran pada jam siang tersebut dikemas agar tetap menarik dan tidak membosankan. Di sela-sela aktivitas berbahasa, siswa juga diajak menghidupkan karakter Adiwiyata melalui perilaku sederhana, seperti menjaga kebersihan kelas, mengurangi sampah, serta membiasakan diri memilih makanan dan minuman yang sehat.

Nilai-nilai tersebut selaras dengan semangat peduli lingkungan yang terus dikembangkan MTs Negeri 6 Bantul. Salah satu bentuk penerapannya dapat dijumpai di Kantin Sehat Hilal, tempat siswa belajar membiasakan diri memilih jajanan pangan sehat sekaligus mendukung budaya hidup bersih di lingkungan madrasah.

Heisma Arya Demokrawati menyampaikan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia dapat menjadi ruang untuk membangun karakter siswa, bukan sekadar memahami materi dan menggunakan bahasa dengan baik. Melalui kegiatan bermain peran, siswa belajar bekerja sama, bertanggung jawab, percaya diri, dan menerapkan kepedulian terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MTs Negeri 6 Bantul, Sugiyono, S.Pd., menyambut baik pembelajaran yang mengintegrasikan keterampilan berbahasa, pemanfaatan teknologi, dan pendidikan karakter tersebut.

“Pembelajaran yang bermakna adalah pembelajaran yang tidak berhenti pada penguasaan materi, tetapi juga membentuk karakter. Kami berharap siswa MTs Negeri 6 Bantul mampu memanfaatkan teknologi secara positif, berkomunikasi dengan santun, peduli terhadap lingkungan, serta membiasakan diri memilih pangan yang sehat,” ungkap Sugiyono.

Melalui kegiatan ini, kelas 8F menunjukkan bahwa belajar Bahasa Indonesia dapat dilakukan dengan cara yang kreatif, menyenangkan, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Dari dialog yang diperankan, kerja sama antarteman, hingga pilihan jajanan di kantin, terselip pesan bahwa bahasa, kesehatan, dan kepedulian lingkungan dapat tumbuh bersama dalam setiap kegiatan pembelajaran.(had).