Latih Konsentrasi, Workshop MTsN 6 Bantul Bentuk Kelompok dengan Cara Menyenangkan

Admin MTsN 6 Bantul - MTsN 6 Bantul
03 October 2026

Caption : Latih Konsentrasi, Workshop MTsN 6 Bantul Bentuk Kelompok dengan Cara Menyenangkan

Bantul (MTsN 6 Bantul) — Pembentukan kelompok dalam pembelajaran tidak selalu harus dilakukan dengan cara konvensional. Hal tersebut dipraktikkan dalam Workshop Metode Gembira dan Asesmen dalam Pembelajaran di MTsN 6 Bantul melalui sebuah permainan sederhana yang mengasah konsentrasi, kecepatan merespons, sekaligus menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan.
Workshop berlangsung di Lab Komputer 1 MTsN 6 Bantul pada Jumat (2/10) pukul 12.30 WIB dengan menghadirkan Setyawan Pujiono, Dosen Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), sebagai narasumber. Kegiatan diikuti oleh seluruh guru dan pegawai MTsN 6 Bantul.
Dalam salah satu aktivitas, Setyawan Pujiono mengajak peserta melakukan gerakan berdasarkan angka yang disebutkan. Peserta harus mendengarkan instruksi dengan saksama dan memberikan respons yang tepat. Ketika narasumber menyebut angka 1, peserta harus diam. Angka 2 berarti maju satu langkah, angka 3 berarti mundur satu langkah, sedangkan angka 4 mengharuskan peserta maju dua langkah.
Permainan tersebut berlangsung penuh keceriaan. Peserta dituntut untuk berkonsentrasi agar tidak salah menerjemahkan setiap instruksi. Kesalahan gerakan justru menjadi bagian dari keseruan, mencairkan suasana, dan membuat interaksi antarpeserta semakin hangat.
Setelah aktivitas berlangsung, posisi peserta kemudian dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembentukan kelompok. Dengan demikian, pembagian kelompok tidak dilakukan sekadar berdasarkan hitungan atau daftar nama, tetapi dikemas melalui aktivitas yang melibatkan gerak, konsentrasi, dan komunikasi.
Aktivitas tersebut memberikan gambaran bahwa metode sederhana dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif ketika dikemas secara kreatif. Selain melatih konsentrasi dan kemampuan merespons, permainan juga mampu membangun suasana positif sebelum peserta memasuki kegiatan berikutnya.
Melalui workshop ini, Setyawan Pujiono mengajak guru MTsN 6 Bantul untuk melihat pembelajaran dari sudut pandang yang lebih menyenangkan. Belajar dapat berlangsung melalui permainan, gerak, dan interaksi, tetapi tetap memiliki tujuan pedagogis yang jelas.
Workshop Metode Gembira dan Asesmen dalam Pembelajaran pun menjadi ruang bagi guru dan pegawai MTsN 6 Bantul untuk mengalami secara langsung bahwa pembelajaran yang menyenangkan bukan sekadar menghadirkan kegembiraan, melainkan menciptakan pengalaman yang membuat peserta aktif, fokus, dan siap belajar. (Ist)