Caption : screnshoot mengikuti PSMP
Bantul (MTsN 6 Bantul) — Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, mengikuti Pembinaan Senin Minggu Pertama (PSMP) bulan Oktober yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (5/10/2026). PSMP diikuti oleh seluruh pimpinan satuan kerja dan instansi di bawah Kantor Kemenag Kabupaten Bantul serta seluruh ASN. Kegiatan juga dihadiri Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Seksi dan Penyelenggara, Pengawas Madrasah/Pendidikan Agama, Ketua K2MA, K2MTs, K2MI, K2RA, IGRA, kepala MA/MTs/MI, serta berbagai organisasi dan kelompok kerja pendidikan dan keagamaan di Kabupaten Bantul.
PSMP Oktober mengangkat tema Pengelolaan dan Pengendalian Benturan Kepentingan yang sekaligus mendukung pemenuhan eviden Zona Integritas (ZI). Kegiatan dipimpin Kepala Subbagian Tata Usaha, Aminuddin, dan dikemas secara dialogis agar terjadi komunikasi dua arah serta memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan saran dan masukan. Informasi kedinasan disampaikan secara bergantian oleh para pejabat struktural, mulai dari Kasi Bimas Islam, Kasi Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Kasi Pendidikan Madrasah, Kasi PAIS, Kasi PD Pontren, hingga Kepala Subbagian TU. Aminuddin dalam pemaparannya menyampaikan sejumlah hal terkait manajemen sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta sistem kerja ASN. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan Dharma Wanita Kemenag Bantul berupa pemberian bantuan Al-Qur’an dan air kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dalam bidang manajemen SDM, Aminuddin menyampaikan bahwa pengajuan cuti ASN selama September relatif tinggi. Tercatat sebanyak 54 ASN mengajukan cuti sakit. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu disikapi secara baik, khususnya oleh para guru.“ASN yang mengajukan cuti sakit sebanyak 54 orang. Hal ini perlu dijadikan penyikapan yang baik, terutama bagi guru,” ujar Aminuddin.
Terkait sistem kerja, ASN diingatkan untuk melaksanakan laporan kinerja bulanan, disiplin kerja, serta berbagai kewajiban kedinasan secara konsisten. Ia juga menyampaikan bahwa seluruh sistem persuratan di lingkungan Kemenag Bantul diharapkan mulai menggunakan aplikasi Srikandi pada Januari 2027. Selain itu, disampaikan pula berbagai agenda lomba dalam rangka menyukseskan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama.
Pada akhir kegiatan, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bantul, Muntolib, menyampaikan closing statement dengan menekankan pentingnya pengawalan penyerapan anggaran, disiplin kerja ASN, serta pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) bagi guru, kepala madrasah, dan pengawas. “Guru harus produktif dan inovatif dalam pembelajaran karena sudah punya komitmen memberikan layanan yang terbaik,” ujar Muntolib.
Melalui PSMP, jajaran Kemenag Bantul diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas kedinasan, meningkatkan disiplin dan kinerja, sekaligus memperkuat komitmen terhadap pelayanan publik yang berkualitas.(rin)