Waka Kurikulum MTsN 6 Bantul Selesaikan Soal AKGTK Tepat Waktu

Admin MTsN 6 Bantul - MTsN 6 Bantul
07 October 2026

Caption : Waka Kurikulum MTsN 6 Bantul Selesaikan Soal AKGTK Tepat Waktu

Bantul (MTsN 6 Bantul) — Waka Kurikulum MTsN 6 Bantul, Rina Harwati, berhasil menyelesaikan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) tepat waktu di laboratorium komputer, Rabu (7/10/2026). Bersama empat guru Bahasa Indonesia, Heisma Arya Demokrawati, Novara Lusy Andini, Nur Hidayat Santoso, dan Susi Puspita Sari, Rina mengerjakan soal AKGTK mata pelajaran Bahasa Indonesia. 

Rina mengungkapkan bahwa waktu yang disediakan untuk mengerjakan soal terasa cukup menantang. Dengan jumlah soal yang cukup banyak dan waktu terbatas, peserta dituntut bekerja cepat sekaligus tetap cermat. “Sebenarnya waktu yang disediakan sangat mepet karena perbandingan antara soal yang dikerjakan dengan waktu yang disediakan tidak sebanding. Delapan puluh butir soal AKGTK mata pelajaran Bahasa Indonesia harus diselesaikan selama 90 menit. Akan tetapi, hal itu menjadi tantangan saya untuk merampungkan sesuai waktu yang ada, terlepas dari benar atau salahnya,” tutur Rina.

Senada dengan Rina, Susi Puspita Sari yang sehari-hari mengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VIII dan IX mengaku waktu yang tersedia terasa kurang untuk menyelesaikan seluruh soal. “Bacaannya panjang dan tak sempat untuk memikirkan ulang, tahu-tahu waktu sudah habis,” kata Susi. Hal tersebut juga dirasakan oleh Nur Hidayat, Novara, dan Heisma. Mereka mengaku soal AKGTK menuntut kecepatan sekaligus kecermatan dalam memahami bacaan dan menentukan jawaban.

Soal AKGTK Bahasa Indonesia terdiri atas aspek pedagogik dan profesional. Aspek pedagogik lebih menitikberatkan pada sikap dan kemampuan guru dalam mengintegrasikan moderasi beragama, Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), dan pembelajaran mendalam dalam proses pembelajaran. Sementara itu, aspek profesional berkaitan dengan penguasaan materi Bahasa Indonesia. Meskipun pelaksanaan AKGTK memberikan sejumlah hal untuk dievaluasi, asesmen tersebut menjadi momentum bagi para guru untuk mengukur kompetensi sekaligus meningkatkan keseriusan dalam menjalankan amanah sebagai pendidik.

Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, menyampaikan apresiasi atas kesungguhan para guru dalam mengikuti AKGTK. Menurutnya, pelaksanaan asesmen tersebut menunjukkan integritas dan loyalitas guru dalam menjalankan program Kementerian Agama. “Hari ini adalah hari kedua para guru MTsN 6 Bantul mengerjakan soal AKGTK dengan baik. Meskipun setelah keluar ruangan banyak testimoni yang beragam, tetapi guru-guru sudah berkinerja dengan baik,” tandas Sugiyono. Pelaksanaan AKGTK diharapkan tidak hanya menjadi ajang pengukuran kompetensi, tetapi juga mendorong guru untuk terus melakukan refleksi dan meningkatkan kualitas pembelajaran demi memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik. (rin)