Caption : Presensi Pinjer
Bantul (MTsN 6 Bantul) - Waka Kurikulum MTsN 6 Bantul, Rina Harwati, melakukan presensi sidik jari atau finger print saat memasuki jam kepulangan kerja, Senin (5/10/2026) di ruang Tata Usaha (TU) MTsN 6 Bantul.
Presensi finger print tersebut merupakan pelengkap perekaman kehadiran terpusat yang menggunakan aplikasi Pusaka Kemenag. Sistem ini dijadikan sebagai alternatif backup data apabila presensi dari Kementerian Agama RI mengalami kendala.
Tidak hanya saat jam pulang, Rina juga aktif melakukan presensi finger print pada pagi hari saat datang. Kebijakan internal madrasah ini diketahui sudah berlangsung sejak 5 tahun yang lalu. "Sudah seperti reflek jika baru datang dan akan pulang selalu melakukan presensi yang menggunakan jempol ini," kata Rina.
Rina mengaku tidak merasa direpotkan dengan sistem presensi ganda ini. Hasil presensi finger print dapat langsung diakses dan dijadikan bahan monitoring evaluasi oleh kepala madrasah terkait kedisiplinan guru dan pegawai.
Hal ini sejalan dengan arahan Kepala Kantor Kemenag Bantul, Muntolib, saat pembinaan melalui zoom meeting. Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, mengimbau seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) MTsN 6 Bantul untuk aktif melakukan perekaman kehadiran. "Disiplin pegawai adalah salah satu bentuk dedikasi dan integritas ASN. Oleh karena itu, meskipun para guru dan pegawai sudah presensi menggunakan Pusaka, perlu dilengkapi dengan finger print sebagai back up data," tegas Sugiyono. (rin)