Caption : MTsN 6 Bantul Bedah Karakteristik Ancaman Bencana Gempa Bumi
Bantul (MTsN 6 Bantul) – MTsN 6 Bantul menggelar kegiatan bedah karakteristik ancaman bencana bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Senin (12/10/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh guru dan pegawai ini menghadirkan narasumber Aka Luk Luk Firmansyah dan Yunita Putri. Dalam kegiatan tersebut, tim Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) MTsN 6 Bantul mengidentifikasi sejumlah ancaman bencana, meliputi gempa bumi, abu vulkanik Gunung Kelud, banjir, dan Covid-19. Narasumber menambahkan bahwa angin kencang dan kebakaran juga termasuk ancaman bencana yang perlu diwaspadai.
Berdasarkan hasil analisis dan pemeringkatan, gempa bumi dan abu vulkanik Gunung Kelud menjadi ancaman yang berpeluang paling besar terjadi. Dampak yang ditimbulkan dari kedua ancaman tersebut mendapat peringkat 3 atau kategori parah. Kepala MTsN 6 Bantul, Sugiyono, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting mengingat lokasi madrasah berada di kawasan rawan gempa bumi. “Kegiatan ini difokuskan pada antisipasi terjadinya gempa bumi. Oleh karena itu, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi,” kata Sugiyono.
Salah satu peserta, Rina Harwati, mengajukan pertanyaan mengenai cakupan bencana, khususnya kejadian darurat yang disebabkan oleh kelalaian manusia. Ia ingin memastikan apakah kejadian tersebut termasuk dalam kategori bencana. Narasumber memberikan penguatan bahwa ancaman bencana mencakup berbagai jenis, yaitu geologi, hidrometeorologi, biologi, kegagalan teknologi, dan lingkungan. Sementara itu, kecelakaan tidak termasuk dalam kategori bencana yang dimaksud dalam pembahasan tersebut. Melalui kegiatan ini, MTsN 6 Bantul diharapkan semakin memahami karakteristik ancaman bencana di lingkungan madrasah serta meningkatkan kesiapsiagaan seluruh warga madrasah dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana, khususnya gempa bumi. (rin)