MTs Negeri 6 Bantul Sosialisasikan Penanggulangan Bencana Gempa Bumi, Perkuat Kesiapsiagaan Warga Ma

Admin MTsN 6 Bantul - MTsN 6 Bantul
14 October 2026

Caption : MTs Negeri 6 Bantul Sosialisasikan Penanggulangan Bencana Gempa Bumi, Perkuat Kesiapsiagaan Warga Madrasah

Bantul (MTs Negeri 6 Bantul)— MTs Negeri 6 Bantul melaksanakan sosialisasi penanggulangan bencana gempa bumi sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan pemahaman warga madrasah dalam menghadapi potensi bencana. Kegiatan ini disampaikan oleh Rony Ismail selaku Koordinator Informasi terkait Penanggulangan Bencana, yang memberikan penjelasan mengenai langkah-langkah penyelamatan diri serta Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan gempa bumi, Rabu (14/10/2026).

Dalam sosialisasi tersebut, Rony Ismail menekankan pentingnya memahami tindakan yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah gempa bumi terjadi. Pengetahuan ini diperlukan agar seluruh warga madrasah mampu bertindak dengan tepat, tetap tenang, serta mengutamakan keselamatan diri dan orang lain ketika menghadapi situasi darurat.

Materi juga mencakup SOP penanganan gempa bumi di lingkungan madrasah. Saat gempa terjadi, warga madrasah diimbau untuk tetap tenang, melindungi kepala dan tubuh, berlindung di bawah meja yang kokoh apabila memungkinkan, serta menjauhi kaca, lemari, dan benda-benda yang berpotensi jatuh. Setelah guncangan berhenti, warga madrasah diarahkan untuk keluar melalui jalur evakuasi dengan tertib menuju titik kumpul yang telah ditentukan, tanpa berdesakan dan tanpa kembali ke dalam bangunan sebelum dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

Selain itu, pentingnya mengikuti arahan petugas, melakukan pendataan warga madrasah di titik kumpul, serta memperhatikan kemungkinan gempa susulan juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya tanggap bencana. Pemahaman terhadap prosedur tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko cedera dan mencegah kepanikan ketika terjadi keadaan darurat.

Kepala MTs Negeri 6 Bantul, Sugiyono, S.Pd., memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, edukasi kebencanaan merupakan bagian penting dari upaya madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

“Keselamatan warga madrasah harus menjadi prioritas bersama. Melalui sosialisasi ini, saya berharap seluruh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik memahami langkah-langkah penanganan gempa bumi serta mampu menerapkan SOP dengan benar. Kesiapsiagaan tidak cukup hanya dengan mengetahui teori, tetapi juga perlu dibangun melalui pembiasaan dan latihan secara berkala,” ungkap Sugiyono.

Melalui kegiatan ini, MTs Negeri 6 Bantul berharap tumbuh kesadaran kolektif bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama. Dengan memahami SOP dan mengetahui jalur evakuasi, warga madrasah diharapkan lebih siap menghadapi situasi darurat serta mampu melindungi diri dan sesama. (had)