Caption : MTsN 9 Bantul Jadi Tuan Rumah MGMP Bahasa Jawa, Guru Se-Bantul Perkuat Inovasi Pembelajaran Budaya
Bantul (MTsN 9 Bantul) – MTsN 9 Bantul kembali dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Jawa MTs se-Kabupaten Bantul yang digelar pada Selasa (26/05/2026). Kegiatan ini diikuti guru Bahasa Jawa dari berbagai madrasah negeri dan swasta di Kabupaten Bantul sebagai upaya memperkuat kualitas pembelajaran sekaligus pelestarian budaya Jawa di lingkungan madrasah.
Bertempat di lingkungan MTsN 9 Bantul, forum MGMP berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Para peserta berdiskusi mengenai strategi pembelajaran Bahasa Jawa yang inovatif, penyusunan perangkat ajar, hingga berbagi praktik baik dalam menanamkan nilai karakter melalui budaya lokal.
Kepala MTsN 9 Bantul, Siti Solichah, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada MTsN 9 Bantul sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. Menurutnya, MGMP menjadi ruang penting bagi guru untuk terus berkembang dan menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan generasi saat ini.
“Bahasa Jawa bukan hanya mata pelajaran, tetapi juga sarana membangun karakter dan menjaga warisan budaya. Karena itu, guru perlu terus berinovasi agar pembelajaran lebih menarik dan bermakna bagi peserta didik,” ujarnya.
Selain membahas materi pembelajaran, kegiatan juga diisi dengan diskusi penguatan budaya literasi, pemanfaatan media digital dalam pembelajaran Bahasa Jawa, serta strategi pembelajaran kontekstual yang dekat dengan kehidupan siswa.
Sebagai madrasah yang aktif mendukung pengembangan kompetensi guru, MTsN 9 Bantul selama ini kerap menjadi lokasi berbagai kegiatan akademik tingkat kabupaten. Kepercayaan tersebut menjadi bukti komitmen madrasah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan dan penguatan budaya lokal di lingkungan madrasah.
Melalui kegiatan MGMP Bahasa Jawa ini, diharapkan lahir berbagai inovasi pembelajaran yang mampu menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap bahasa dan budaya Jawa sekaligus memperkuat karakter generasi muda di tengah perkembangan zaman. (ds)