Caption : Matangkan Program Unggulan, MAN 4 Bantul Fokus Susun RKM dan RAPBM 2026 Berbasis Mutu
Bantul (MAN 4 Bantul) – Dalam upaya memperkuat tata kelola dan arah pengembangan madrasah, MAN 4 Bantul menggelar pertemuan penyusunan Rencana Kerja Madrasah (RKM) dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Madrasah (RAPBM) pada Senin (11/05/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Cimoll Resto Timoho dan dihadiri unsur pimpinan serta pengelola program madrasah.
Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, bersama Kepala Tata Usaha, para Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Humas, Kesiswaan, dan Sarana Prasarana. Selain itu hadir pula bendahara komite, bendahara BOS, kepala laboratorium komputer, kepala laboratorium IPA, kepala perpustakaan, serta staf humas MAN 4 Bantul.
Kegiatan berlangsung dalam suasana serius namun tetap penuh kebersamaan. Seluruh peserta secara aktif berdiskusi dan memberikan masukan terkait arah pengembangan program madrasah serta pengelolaan anggaran untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Dalam pembahasan tersebut, RKM menjadi fokus utama sebagai dokumen strategis yang memuat berbagai program pengembangan madrasah dalam jangka tertentu. Program-program yang dibahas mencakup penguatan akademik, peningkatan prestasi murid, pengembangan sarana prasarana, penguatan karakter, literasi, digitalisasi madrasah, hingga pengembangan program unggulan.
Sementara itu, RAPBM disusun sebagai bentuk perencanaan rinci terkait pendapatan dan belanja madrasah selama satu tahun ajaran. Penyusunan RAPBM dilakukan secara sistematis agar seluruh program yang direncanakan dapat berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Dalam forum tersebut, setiap bidang memaparkan kebutuhan program serta evaluasi kegiatan yang telah berjalan. Diskusi juga mencakup prioritas program yang akan dilaksanakan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi murid.
Kepala MAN 4 Bantul, Syaefulani, menyampaikan bahwa penyusunan RKM dan RAPBM menjadi langkah penting dalam menentukan arah kebijakan dan pembangunan madrasah ke depan.
“Penyusunan RKM dan RAPBM bukan hanya tentang administrasi, tetapi tentang bagaimana kita merancang masa depan madrasah dengan program yang terarah, terukur, dan sesuai kebutuhan. Semua unsur madrasah harus bersinergi agar program yang direncanakan benar-benar berdampak bagi peningkatan kualitas pendidikan dan perkembangan murid,” ungkapnya. Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan, kerja sama, dan tanggung jawab dalam pengelolaan program maupun anggaran madrasah.
Melalui kegiatan ini, MAN 4 Bantul menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem perencanaan yang matang dan berkelanjutan. Dengan perencanaan strategis yang baik, madrasah berharap dapat terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang unggul, inovatif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh murid dan masyarakat. (lel/ica)