Caption : MAN 4 Bantul Gelar Rakor Khusus Demi Keberlanjutan Capaian Prestasi
Bantul (MAN 4 Bantul) – Komitmen untuk terus mencetak prestasi unggul ditunjukkan oleh MAN 4 Bantul melalui kegiatan koordinasi Tim Bina Prestasi yang digelar pada Senin (04/05/2026). Bertempat di ruang kepala madrasah, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota tim bina prestasi dan dipimpin langsung oleh Kepala MAN 4 Bantul.
Rapat koordinasi ini menjadi momen penting untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program pembinaan prestasi yang selama ini berjalan. Dalam suasana diskusi yang serius namun tetap kondusif, berbagai aspek pembinaan dibahas secara menyeluruh, mulai dari capaian yang telah diraih hingga kendala yang dihadapi di lapangan.
Kepala madrasah dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antar tim dalam mengawal potensi murid. Ia juga mendorong agar setiap program pembinaan tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga pada proses pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik.
Selain evaluasi, rapat ini juga membahas progres terbaru dari berbagai cabang pembinaan prestasi. Beberapa capaian positif disampaikan oleh masing-masing pembina, meskipun diakui masih terdapat tantangan seperti keterbatasan waktu latihan, manajemen jadwal murid, hingga kebutuhan pendampingan yang lebih intensif.
Tak kalah penting, agenda ini juga merumuskan rencana keikutsertaan MAN 4 Bantul dalam berbagai ajang perlombaan bergengsi, baik di tingkat daerah maupun nasional. Di antaranya adalah Penganugerahan GTK, Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI), Olimpiade Penelitian Murid Indonesia (OPSI), serta Olimpiade Sains Nasional (OSN). Selain itu, peluang kompetisi lain yang relevan juga turut dipertimbangkan untuk diikuti oleh murid maupun guru dan pegawai.
Ketua Tim Bina Prestasi MAN 4 Bantul, Primanda Ahya Roihan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pandangannya terkait pentingnya koordinasi yang berkelanjutan. “Koordinasi ini menjadi kunci agar pembinaan prestasi berjalan terarah dan berkesinambungan. Kami terus berupaya mengoptimalkan potensi murid dengan pendekatan yang lebih terstruktur, sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala yang ada. Harapannya, MAN 4 Bantul tidak hanya berpartisipasi, tetapi juga mampu bersaing dan meraih prestasi di berbagai ajang,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa pembinaan prestasi bukan hanya tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil kerja sama seluruh elemen madrasah.
Melalui koordinasi ini, diharapkan langkah strategis yang dirancang dapat semakin memperkuat budaya berprestasi di MAN 4 Bantul. Dengan perencanaan yang matang dan semangat kolaboratif, madrasah ini optimis mampu mencetak lebih banyak prestasi gemilang di masa mendatang. (lel/ica)