Siapkan Delegasi Terbaik, MAN 4 Bantul Perkuat Kompetensi Siswa Melalui Simulasi OSN 2026

Admin MAN 4 Bantul - MAN 4 Bantul
08 May 2026

Caption : MAN 4 Bantul Perkuat Kompetensi Siswa Melalui Simulasi OSN 2026

Bantul (MAN 4 Bantul) – Menjelang pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026, MAN 4 Bantul terus memantapkan persiapan para murid melalui kegiatan uji coba yang digelar pada Jumat (08/05/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Komputer Timur MAN 4 Bantul dan diikuti oleh 41 murid dari berbagai bidang olimpiade.

Simulasi tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian pembinaan OSN yang selama ini dilakukan secara intensif oleh madrasah. Para peserta berasal dari berbagai cabang lomba seperti Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Informatika, Astronomi, Ekonomi, Kebumian, dan Geografi.

Dalam pelaksanaannya, setiap murid mengerjakan soal sesuai bidang OSN yang diikuti. Jumlah dan tingkat kesulitan soal berbeda pada setiap mata pelajaran, menyesuaikan karakteristik masing-masing cabang olimpiade. Suasana laboratorium tampak penuh konsentrasi saat para peserta berusaha menyelesaikan soal dalam waktu yang telah ditentukan.

Kegiatan simulasi ini dipandu oleh Erika Wahyu Andriani selaku proktor yang memastikan seluruh proses berjalan tertib dan sesuai prosedur. Sementara itu, pembinaan dan pendampingan peserta dilakukan langsung oleh Ratna Dhevi Fahmiyati selaku pembimbing OSN MAN 4 Bantul.

Olimpiade Sains Nasional sendiri merupakan kompetisi akademik bergengsi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai ajang pencarian bakat muda di bidang sains. Kompetisi ini menjadi salah satu wadah penting bagi murid untuk menunjukkan kemampuan akademik terbaiknya di tingkat nasional.

Menurut Ratna Dhevi, simulasi ini bertujuan untuk mengukur kesiapan murid sekaligus membiasakan mereka menghadapi atmosfer kompetisi yang sebenarnya. “Persiapan OSN di MAN 4 Bantul sudah kami lakukan melalui bimbingan intensif setiap minggu sesuai bidang masing-masing. Simulasi ini menjadi tahap penting untuk melatih kemampuan teknis, manajemen waktu, dan kesiapan mental murid sebelum menghadapi OSN sesungguhnya,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa pembinaan dilakukan secara berkelanjutan dengan fokus pada pendalaman materi dan latihan soal yang menyesuaikan standar OSN nasional.

Antusiasme para murid terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Mereka memanfaatkan simulasi ini sebagai sarana evaluasi kemampuan sekaligus pengalaman berharga sebelum menghadapi kompetisi sebenarnya.

Dengan pembinaan yang konsisten dan dukungan penuh dari madrasah, MAN 4 Bantul optimis dapat kembali melahirkan prestasi membanggakan di ajang OSN 2026. Simulasi ini menjadi bukti nyata keseriusan madrasah dalam membangun budaya akademik yang unggul dan kompetitif bagi para murid. (lel/ica)